Maxima

Logo MAXIMA Group-01
0811 9009 0901

WhatsApp Number

Powered by Langgeng Perkasa Group

South Jakarta

Our Office

Logo MAXIMA Group-01

Main menu

0811 9009 0901

WhatsApp Number

Wajib Diketahui! Istilah-istilah pada K3 Ketinggian

Untuk tenaga kerja pada ketinggian diperlukan pengetahuan dan wawasan dalam sistem keselamatan kerjanya. Hal mendasar yang perlu diketahui adalah istilah-istilah pada K3 Ketinggian, dan pada artikel ini kita akan membahas istilah apa saja yang digunakan dalam K3 Ketinggian.

Istilah pada K3 Ketinggian (TKPK dan TKBT)

Akses Struktur

Adalah sistem perlindungan jatuh perorangan (fall arrest systems), dimana pekerja diwajibkan menggunakan/memakai peralatan fall arrest systems yang memadai ketika menuju ke tempat kerja, atau struktur.

Akses Tali

Adalah istilah dalam fall arrest systems atau sistem perlindungan jatuh perorangan, yang mana mengharuskan tenaga kerja menggunakan 2 buah tali tergantung sebagai penahan, diantaranya (safety line) pengaman/keselamatan, dan (working line) tali kerja.

Alat Pemosisi Kerja (Work positioning)

Adalah alat untuk mengatur posisi pekerja pada ketinggian, fungsinya agar pekerja tetap berada di posisi aman dalam sistem perlindungan jatuh atau fall arrest systems.

Alat Penahan Jatuh  (fall arrester)

Adalah alat atau pengait yang berfungsi menahan jatuh pekerja dari ketinggian. Fall arrest tali dan pengait sebagai konektor dari harness pekerja ke anchor sebagai penahan jatuh.

Penahan Jatuh Berjalan (Mobile Fall Arrester)

Adalah alat pengait penahan yang terpasang pada tali keselamatan (safety line) yang terbuat dari material logam atau berbahan tekstil, disesuaikan dengan penggunannya.

Penahan Jatuh Tali pengait (Lanyard) 

Adalah tali (wire) yang berfungsi menghubungkan titik antara titik sangkutan utama pada harness  dengan tali kerja (working line), Anchor atau penambat, tali pengaman (safety line), dan absorber.

Baca Juga : Pedoman Penerapan SMK3 Di Lingkungan Kerja

Penahan jatuh tali terpandu (belay systems)

Adalah istilah untuk 2 orang tenaga kerja ketinggian dalam melakukan sistem penahan jatuh. Tenaga kerja yang naik diamankan oleh sistem penahan jatuh yang dioperasikan oleh penambat/anchor/belayer

Penahan Jatuh Tarik Ulur Otomatis (SRL/Self retracting lifelines)

Adalah istlah pada K3 ketinggian untuk komponen penahan jatuh yang dipasangkan pada tenaga kerja, yang berfungsi menghentikan tenaga kerja jatuh dengan seketika.

Alat penaik pada tali (Ascender)

Adalah alat penjepit untuk tali yang dipasangkan pada working line dalam instalasi akses tali, dengan tipe dan diameternya yang telah disesuaikan. Alat ini berfungsi mengunci pembebanan ke satu arah, dan bisa bergeser ke arah yang berlawanan.

Alat penurun pada tali (Descender)

Adalah perangkat pengaturan tali (adjustable rope) yang terpasang pada working line, dan bekerja dengan memanfaatkan gesekan antara tali dan perangkat turun yang berfungsi agar kecepatan saat turun dapat dikendalikan.

Alat Peredam Kejut Jatuh (energy absorber)

Adalah rangkaian komponen pada fall arrest systems, yang didesain untuk meminimalkan kekuatan hentakan atau impact force akibat jatuh.

Anchor

Adalah tempat  menambatkan  perangkat  pelindung  jatuh  yang terdiri  atas satu titik tambat atau  lebih yang ada di alam, struktur bangunan atau sengaja dibuat dengan rekayasa Teknik untuk keperluan

Logbook / Buku kerja akses tali

Adalah buku kegiatan kerja yang diisi oleh tenaga kerja pada ketinggian untuk mencatat berapa jumlah jam kerja akses tali yang telah ia ikuti.

Dorning harness

Cara mengenakan harness atau sabuk badan yang sesuai dengan tahaoan yang sesuai dengan keamanan dan kenyamanan.

Fall faktor

Adalah faktor jatuh yang berdasarkan panjang/jarak jatuh potensial dibagi dengan panjang tali atau Lanyard yang dipakai  untuk Digunakan sebagai  rasio  faktor  risiko.  (0=aman, 2=tidak aman)

Baca juga : Jenis-jenis APD untuk tenaga kerja ketinggian

Gantungan Y (“Y” Hang)

Adalah pengaturan pengikatan tali dengan menggunakan simpul, yang berbentuk seperti huruf “V”. Digunakan dalam sistem pengikatan jalur penambat pada akses tali.

Buddycheck (pemeriksaan rekan)

Adalah proses pemeriksaan keamanan rekan secara bergantian, memastikan alat keamanan terpasang dengan benar.

Penambat (Anchorline)

Agar dapat mempertahankan posisi dari Tali penambat tersebut tetap lurus sejajar dengan permukaan tempat

Penambat ulang (Re-anchor)

Istilah pada K3 ketinggian yang terakhir adalah Tambatan (Anchor) tambahan yang dipasang pada jarak  dari titik utama yang berada paling atas,  digunakan sebagai sangkutan Tali

3 thoughts on “Wajib Diketahui! Istilah-istilah pada K3 Ketinggian”

  1. Pingback: Perbedaan TKPK dan TKBT (bekerja pada ketinggian)

  2. Pingback: Persyaratan dan Biaya Pembuatan SKA (Sertifikat Keahlian)

  3. Pingback: Pembuatan Job Safety Analysis

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Diskusi dengan kami
Diskusi langsung dengan kami via Chat Whatsapp